Suatu siang editor saya menugaskan saya untuk mewawancarai Chris Botti... dan rasanya salah sekali kalau selama ini saya melabeli diri saya sebagai pecinta Jazz kalau saya sampai tak tahu who the heck is Chris Botti. Anyway, editor saya cuma bilang; "Nina, Chris is here..." dan saya yakin waktu itu tampang saya terlihat tolol dan...polos at the same time, betapa tidak, editor saya itu namanya juga Chris, jadi wajar toh kalau di jidat saya tergamar sebuah bubble dengan tanda tanya besar "so what ???" "Ahhh...not me off course, silly woman, Chris Botti.." saya masih belum ring a bell... "Chris who..??" "Chris Botti that trumpeter... bloody hell u don;t know him, he is well known,lalalalalala..." "that Chris Botti ?????" kata saya setelah sadar dan berubah menjadi aneh seketika . "seriously ??? soooo...." "so get the contact and ask whether we can interview him or not ?" "r u going to interview him or..." "noo... it's you that i want to meet him... "
Kegirangan saya lalu bekerja secara gesit untuk mencari tahu kemungkinan mewawancarai si mas ganteng ini.... dudududududu was so excited... dan tarrraaaa berkat sekretaris editorial yang brillian saya akhirnya diberi waktu untk mewawancarai-nya "wooohoooooo!!!" then, I told to Chris, the editor kalau si mas ganteng bersedia diwawancarai... dan dia misuh-misuh "seriously,.. u bitch how come?" dia berpikir jadwal Chris Botti padat dan dia tak akan bersedia diwawancarai dengan janji yang mendadak... hahahahahaha I was laughing so much dan dengan ketusnya bilang ke editor saya "nope, it's my interview....!!!!"
Dan hari itu saya bertemu dengan mas ganteng yang brillian dalam bermusik dengan baju saya yang tidak cukup appropriate.... huhuhuhu, after all I am a journalist =p dan seperti biasa, mereka hanya memberi waktu yang amat terbatas, yet I had a fine interviewed dan bahkan Chris justru yang meminta interview dilanjutkan sampai si promotor memotong dan bilang "oohh sorry Chris, u have a massage appointment and lalalala..." ohhh f**k off!!! hehehehe... itu interview berkesan saya yang kedua setelah interview dengan seseorang yang akhirnya menjadi "teman" saya...
Malamnya, setelah saya diusir Yuska--PR Shangri-La yang mewajibkan saya untuk "berdandan" untuk konser-nya Chris Botti dan membuang jeans belel saya [hehehehe thx darl, for giving me a nice seat, u r the best] I lulled by his incredible music... so beautiful, bitter-sweet symphony yang membuat merinding, nangis dan... orgasm at the same time hahahahaha itu lawakan saya dengan Yuska at that night! he is amazingly amazing!
great closure in this magz... not bad at all!
No comments:
Post a Comment