Saya rindu...
rindu dengan kehangatan persahabatan
rindu dengan Dia yang Maha Menghangatkan.
Berjuta manusia berlalu dalam hidup saya, berpapasan, bertegur sapa, tak jarang juga menyeduh teh hangat bersama lalu berbagi cerita, berpotongan masa dalam rentang waktu yang dipunya.
Tak ada yang tinggal. Hidup terus berjalan... seiring dengan persimpangan-persimpangan jalur hidup yang akhirnya merentang jarak dan waktu... dan kehangatan itu.
Yang tinggal hanya sisa cerita... tak ada yang sama lagi. Kala itu dan pertemuan kali ini... dunia kita telah berbelah-belah... cerita-cerita tercipta di antaranya membuat usang dan lara, sementara kebisuan hanya mampu membekukan kedamaian lalu.
Saya rindu...
sesakit apa pun, kita pernah berkawan
rindukah kau dengan kehangatan kala itu, kawan?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment