Wednesday, 19 September 2007

old folks

setiap Ramadhan bagi saya selalu membawa kenangan-kenangan lama... tentang apa aja dan siapa saja. Ramadhan kali ini saya banyak teringat masa-masa saya di Yogya. Ramadhan di Yogya selalu istimewa bagi saya, yah mungkin waktu itu saya benar-banar mampu menikmati dan menghayati hikmah dan makna Ramadhan, tidak seperti akhir-akhir ini, banyak ter-distract dengan hal-hal duniawi yang saya jadikan "penting" dalam hidup saya, menyedihkan memang! Subuh ini saya menyadari bahwa manusia-manusia yang dulu menghiasi Ramadhan saya semua sudah berkeluarga! ahh, pastinya mereka saat ini sedang mengalami Ramadhan yang lebih "berwarna" dengan adanya orang-orang tercinta di samping mereka. Sementara saya sudah delapan tahun terakhir ini sahur sendirian, dan masih tetap sendiri di tempat-tempat yang berbeda. Tidak complain kok, hanya hmmm yah sedikit "berpikir" hehehehe... Dalam stage tertentu mungkin teman-teman saya ini sudah mapan, setidaknya setengah tujuan hidup manusia di dunia sudah mereka lampaui. Sementara saya hmmm masih mengejar-ngejar beberapa hal dalam hidup saya. Mungkin dalam point tertentu dalam hidup mereka, mereka sudah merasa puas and thus mereka telah mampu untuk menikah dan bekomitmen. Mungkin saya belum cukup percaya diri dengan apa-apa yang saya miliki saat ini... makanya saya masih mencari-cari dan milih-milih, iya benar HAREE GENEE, hehehehe. Tapi saya tahu juga dalam certain phase, teman-teman saya yang sudah berkeluarga akan melihat saya dan bilang "enak banget ya jadi elu, nggak punya beban, bebas 'n bisa kemana-mana." Yah, rumput tetangga kan selalu lebih hijau bukan ? Saat-saat tertentu di Ramadhan, saya ingin sekali kembali menghidupkan memory saya, menghubungi kembali teman lama dan bercerita, but damn mereka sudah menikah dan berkeluarga. Exactly, saya tidak mau mencari dan manjadi "masalah" dalam hubungan orang lain apalagi yang sudah berkeluarga, karena somehow saya sadar saya "akrab" sekali dengan "masalah" hehehehe... yah perkara hubungan saya SERING diganggu orang itu perkara beda lagi, toh what goes around comes around kan ? Makanya saya mencoba menjaga itu. Saya merindukan Ramadhan yang telah lalu... kapan ya saya bisa memaknai Ramadhan seperti sebelum-sebelumnya atau bahkan jauh lebih bermakna... InshAllah semoga Tuhan masih memberi kesempatan saya untuk meraih kemenangan-kemenangan Ramadhan Amien. Btw, saya kangen "gigi dua membawa pensil!"

No comments: