bingung bagaimana sebaiknya saya mengejawantahkan apa yang ada dalam kepala saya saat ini... [this is exactly why I always say writing for me is more like a war, a battle to entangled the thought I have within and express it into the right sentence with the right words... ]
kalau saya mencoba menangkap intisari dari keruwetan gagasan yang ada dalam dunia pikir dan rasa saya, kata yang tepat mungkin saya bahagia. Iya bahagia mengenal dia yang namanya tak pernah saya sebutkan, dia yang membuat hidup saya penuh rasa dan warna dengan keragaman corak yang dia tawarkan.
cukup bahagia bahwa ternyata kami "berteman" bisa melepas apa pun itu... dan saya merasa beruntung. beruntung untuk keberadaannya di "dunia maya" saya, di dunia imajinasi saya tentang apa itu kesempurnaan.
dia adalah taman bermain saya. di mana saya bisa berlari-lari tanpa sepatu, menari-nari tanpa musik, bernyanyi tanpa nada, tertawa tanpa etika... seperti layaknya merayakan kemerdekaan jiwa. iya dia memerdekakan saya, bahkan membebaskan keliaran saya terbahak keras.
dia adalah alasan laptop saya menyala hampir 18 jam setiap harinya!!
entah apa sebenarnya ini tapi saya selalu merindukan "kekonyolan" apa pun yang kita ciptakan. saya penasaran, tapi saya tak mungkin menanyakan "ini apa" tapi yang saya tahu ini "sesuatu" untuk saya dan dia... karena apa pun alasan kita masih "bersama" dan masih "bermimpi"
rasanya ingin sekali berbagi senja dengannya... tentunya tanpa "formalitas" seperti ketika pertama kali kita bertemu
sebelum terlambat..
sebelum terlambat saya ingin tahu ini apa..
aneh tapi membahagiakan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment